Senin, 19 Maret 2012

Antara Aku, Sotoji dan Keluargaku..

Pertama kali mendengar nama SOTOJI yang terfikir olehku itu adalah nama penyanyi karna namanya hampir mirip dengan penyanyi indonesia yang betubuh subur dan membawa-bawa hardisk di lehernya, semua pasti taukan siapa yg saya maksud:). Ternyata bayangan saya dan kenyataannya jauh jauh meleset. SOTOJI itu adalah soto instan yang ada jamurnya begitulah keterangan dari temanku sebut saja dia kucink dan dari kucink juga lah aku mengetahui bahwa bisa melakukan pemesanan soto instan ini dengan gratis jika anda belum pernah mencicipinya. Dikarenakan diriku ini adalah penjajal makan-makanan baru apalagi ini gratis tis tis maka tanpa menyia-nyiakan kesempatan saya langsung ke TeKaPe untuk melakukan eksekusi agar sotoji tersebut dapat segera saya cicipi.
Klak klik klak klik akhirnya, jreng jreng terbukalah websitenya ternyata ada pemberitahuan juga akan diadakan lomba menulis mengenai sotoji, hmmm selain perut saya yang tertantang untuk menjajal soto jamur instan tersebut hasrat untuk ikut lomba juga kian membara. Dengan segera saya mengisi data-data yang dibutuhkan kemudian saya klik SEND.

-TIGA HARI KEMUDIAN-

Akhirnya penantian ku....tepat pukul 22.00 wib kurir dari j*e menggedor pintu pagar rumahku dengan memberikan paket untukku sembari mengucapkan maaf karna paketnya baru tiba jam 18.00 tadi. Aku sempat bertanya2 knp kurir tersebut sampai meminta maaf ya, setelah ku cek di kertasnya tertulis status pengiriman URGENT. Wahhh jadi terharu saya merasa diperlakukan dengan istimewa oleh sotoji. Dengan tidak sabarnya saya pun ingin langsung mencoba tapi dikarenakan sudah larut malam saya undur dahulu eksekusinya sampai batas waktu tak ditentulan seraya membatin "mungkin enak nih utk makan malam besok.." dan berikut penampakan dari SOTOJI ketika sampai ketanganku

-EKSEKUSI PERTAMA-

Ba’da maghrib aku dan ibuku siap2 untuk memasak sotojinya, melihat kekompakan kami berdua babe bertanya "memangnya jadi mau masak sotojinya utk makan malam..??"
asal tau saja ya seluruh anggota keluarga ku juga terbawa rasa penasaranku untuk mencicipi yang namnya soto jamur instan ini, mendengar pertanyaan babe
adekku yang tadinya ingin pergi kuliah pun ikutan nimbrung didapur sambil bertanya "eh sotoji itu ada halalnya gak???" Itu pertanyaan kedua yang kudengar karna semalam abangku menanyakan hal yang sama, dengan cekatannya kutunjukkan label halal dari MUI yang tertera dibungkus depan sebelah kiri sotoji.

"Ooo baguslah klo halal" kata adekku.. maklumlah dikeluargaku memang sangat memperhatikan tentang kehalalan suatu produk sebelum dimakan.
Eksekusi sotoji yang pertama ini dengan cara yang benar-benar sesuai dibungkusnya setelah air mendidih maka kami masukkan sohun dan jamur keringnya.. kemudian langsung memasukkan bumbu-bumbunya, didalam kemasan tersbut ada bumbu sotonya yang sangat menggugah selera terlebih bau jeruk nipisnya hmm sulit diungkapkan dengan kata-kata membuat air liurku terasa menetes tes tes didalam kemasan juga terdapat bubuk cabenya yang sangat pas untuk anda baik itu penikmat pedas ataupun tidak. Akhirnya saya merasa sotonya sudah siap untuk dinikmati..

Setelah meletakkan pancinya diatas meja kami menyerbunya beramai-ramai. Yang biasanya adekku jarang mau makan dirumah karna itu itu saja dia sangat bersemangat makan malam kali ini. Ibuku tak ketinggalan langsung mengisi mangkoknya, babe juga tak ketinggalan bernafsunya makan kali ini, hmm terlebih lagi diriku dengan semangat 45 langsung makan tanpa basa basi.. adekku langsung nyeletuk "ini sotojinya udah ada jualannya di bat*m blum ya??" Saya jawab "blum.." "wahh bisa ni jadi marketingnya dia blg secara maknyusss, mienya lembuuuut sekali dan tidak putus2 juga jamurnya uenyak banget.." ujar adikku sambil terus memasukkan sotojinya kedalam mulut
"ini jamur apa ya??" Ujar babeku.. "hmmm kok enak begini berasa gimana gitu.." lanjutnya sambil nyengir-nyengir.. begitu aku ingin refill lagi mangkokku ibu lagsung bilang "sisain buat abangmu nanti dia pulang gak nyicipin.." yahh akhirnya aqw mengurungkan niatku utk refill, sambil memasang wajah cemberut:( tapi aku menyadari sesuatu bahwa kebersamaan dikeluargaku ini sungguh indah terasa walaupun baru sedikit mencicipi sotojinya tapikan aku masih ada stok satu lagi yang belum dieksekusi hahahaa....
hatiku benar2 gembira ternyata aqw masih bisa menikmati soto jamur ini lagi dilain hari. :))
Untuk eksekusi pertama ini saya gagal mengabadikannya kedalam gambar dikarenakan kami sangat sangat lafaarr...
#Tips setelah eksekusi pertama kali, sebaiknya waktu merebus, terlebih dahulu masukan jamur 30 detik baru masukkan sohun karna dengan begitu jamurnya akan terasa lebih lembut.

-EKSEKUSI KEDUA-

Ini memang waktu yang kutunggu-tunggu yaitu eksekusi kedua sotoji karna masih tersisa satu bungkus dan bahan-bahan yang kubutuhkan pun sudah tersedia dikulkas, ada telur rebus, tauge, tomat, cabe. Dan berikut cara memasaknya : rebus air hingga mendidih kemudian masukkan jamur setelah itu sohun kemudian diaduk-aduk kira-kira 1.5 menit masukkan tauge kemudian matikan kompor lalu tuang kedalam mangkok yang telah disediakan bumbu-bumbunya setelah selesai tinggal dihias dengan meletakkan tomat, kerupuk, telur rebus dan cabe rawit iris. Tadaaaa berikut penampakannya

Dari penampakannya saja sudah menggugah selera bukan;) Apalagi rasanya, hhhmmm uenyak uenyak uenyak... ini lah menu sahurku dan ibuku tadi malam.. InsyAllah dengan makan sotoji stamina akan terjaga karna adanya kandungan karbohidrat, protein dan lemak yang cukup seimbang dalam tidap bungkusnya..

#Setelah eksekusi kedua ada tips lagi yaitu jangan terlalu banyak air sesuaikan dengan takaran yg dikemasan juga untuk lebih nikmat lagi bisa dimakan dengan krupuk udang... dijamin dahh muantabb...







SOTOJI bikin nagihhh, pengen lagi lagi dan lagiii...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar